Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran SB2 (Smart Box dan Scrapbook) berbasis permainan tradisional naga tangga pada pembelajaran IPAS materi sumber daya alam di sekolah dasar. Penelitian memanfaatkan metode deskriptif kualitatif dengan subjek guru dan 37 siswa kelas IV SD Negeri 3 Klodan. Pengumpulan data dilangsungkan dengan kegiatan observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Lalu, data yang didapati dianalisis dengan memanfaatkan model Miles dan Huberman, yang melingkupi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keakuratan data didapati dengan cara membandingkan berbagai sumber dan memanfaatkan teknik. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya kegiatan pembelajaran senantiasa banyak berpusat pada penjelasan guru serta penggunaan buku sebagai sumber utama, sehingga berdampak pada rendahnya konsentrasi, minat, dan pemahaman siswa. Sebanyak 86% siswa menghadapi kesusahan memahami materi, 94% menyukai media berbasis permainan, dan 100% siswa mengungkap membutuhkan media pembelajaran inovatif. Hasil tersebut menunjukkan bahwasanya situasi pembelajaran yang berlangsung kini belum selaras dengan kebutuhan yang dimiliki siswa. karena itu, pengembangan media pembelajaran SB2 berbasis permainan tradisional naga tangga diperlukan sebagai solusi untuk mengoptimalkan keaktifan, minat, dan pemahaman siswa pada IPAS.
Copyrights © 2026