Perkembangan teknologi digital memberikan dampak besar terhadap pola pengasuhan dalam keluarga. Penggunaan gadget yang semakin intensif pada anak sering kali tidak diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan orang tua yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan digital melalui psikoedukasi bertema “Menjadi Orang Tua yang Bijak di Era Digital” di Kelurahan Penyengat Rendah, Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan psikoedukasi reflektif melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan studi kasus. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan observasi terhadap jawaban, tanggapan, dan partisipasi peserta selama sesi diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum psikoedukasi sebagian besar peserta belum memiliki aturan penggunaan gadget di rumah dan cenderung menggunakan gadget sebagai media untuk menenangkan anak. Setelah mengikuti kegiatan, hasil observasi menunjukkan adanya perubahan pemahaman peserta yang ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi risiko penggunaan gadget, mengusulkan strategi pembatasan screen time, menerapkan pendekatan komunikasi yang lebih komunikatif dalam mendampingi anak, serta memahami pemanfaatan fitur parental control sebagai bentuk pengawasan digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital keluarga dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendampingan penggunaan teknologi digital pada anak. Oleh karena itu, edukasi digital parenting perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung terciptanya lingkungan digital yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak.
Copyrights © 2026