Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 3 (2026): September

Relasi Manusia dan Alam dalam Islam: Solusi Spiritual atas Krisis Ekologis Kontemporer

Harun Sutara (Institut Agama Islam Al-Hidayah, Bogor)
Ghofar Ismail (Institut Agama Islam Al-Hidayah, Bogor)
Ali Maulida (Institut Agama Islam Al-Hidayah, Bogor)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup pada era modern menunjukkan adanya krisis ekologis yang tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis, tetapi juga krisis moral dan spiritual manusia dalam memandang alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi manusia dan alam dalam perspektif akidah dan akhlak Islam serta mengkaji implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui pengumpulan data dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, dan berbagai literatur ilmiah, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi manusia dan alam dalam Islam bersifat teosentris, etis, dan berorientasi pada keberlanjutan, dengan landasan utama konsep tauhid, khalifah, amanah, dan mizan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada sintesis paradigma ekologis islam yang mengintegrasikan keempat konsep tersebut sebagai dasar penguatan kesadaran lingkungan. Namun, masih terdapat kesenjangan antara konsep ideal dan praktik kehidupan modern yang cenderung didominasi oleh paradigma eksploitasi. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai akidah dan akhlak dalam pendidikan dan kehidupan sosial menjadi kunci dalam mengatasi krisis lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam menawarkan paradigma ekologis yang holistik dan relevan sebagai solusi terhadap permasalahan lingkungan global.

Copyrights © 2026