Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran ekonomi Islam Imam Al-Maqrizi serta mengkaji relevansinya terhadap dinamika ekonomi kontemporer, khususnya terkait fenomena inflasi dan stabilitas ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai literatur klasik maupun kajian ilmiah modern yang berkaitan dengan pemikiran ekonomi Al-Maqrizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Maqrizi menjelaskan inflasi sebagai fenomena ekonomi yang dapat disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor alamiah seperti gagal panen dan bencana alam, serta faktor kesalahan manusia seperti korupsi, administrasi pemerintahan yang buruk, pajak yang berlebihan, dan pencetakan uang secara berlebihan yang menyebabkan meningkatnya jumlah uang beredar. Pemikiran tersebut menegaskan pentingnya stabilitas mata uang serta tata kelola pemerintahan yang baik dalam menjaga keseimbangan ekonomi. Dalam konteks ekonomi modern, gagasan Al-Maqrizi masih relevan karena sejalan dengan prinsip kebijakan moneter kontemporer yang menekankan pengendalian inflasi melalui pengaturan jumlah uang beredar, stabilitas nilai mata uang, serta penguatan sistem kelembagaan dan tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, pemikiran ekonomi Al-Maqrizi dapat menjadi salah satu referensi konseptual dalam memahami serta merumuskan solusi terhadap permasalahan inflasi dalam sistem ekonomi modern.
Copyrights © 2026