Pendahuluan: Bonding attachment ibu-bayi merupakan dasar penting bagi regulasi emosi, rasa aman, dan interaksi awal bayi. Pada masa 0-12 bulan, rangsangan sensorik dan kedekatan responsif dari ibu sangat menentukan kualitas ikatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas kombinasi baby spa dengan implementasi pola Asah Asih Asuh terhadap bonding attachment ibu-bayi di Kota Denpasar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment menggunakan two group pre-post test design. Sampel berjumlah 60 bayi usia 6-9 bulan, terdiri dari 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapat baby spa dan modul Asah Asih Asuh selama tiga bulan, sedangkan kelompok kontrol hanya pijat bayi. Bonding attachment diukur menggunakan Postnatal Bonding Questionnaire (PBQ). Data dianalisis dengan SPSS menggunakan uji Wilcoxon dan Independent T-Test. Hasil: Skor PBQ kelompok intervensi menurun dari 11,83±3,05 menjadi 4,20±1,67, sedangkan kelompok kontrol menurun dari 11,67±2,98 menjadi 9,03±2,41. Terdapat perbedaan bermakna pada kelompok intervensi dan perbedaan antar kelompok setelah intervensi (p<0,001). Simpulan: Kombinasi baby spa dengan implementasi pola Asah Asih Asuh efektif meningkatkan bonding attachment ibu-bayi.
Copyrights © 2026