Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran strategis dalam membentuk dasar kepribadian, karakter, serta nilai agama dan moral anak pada masa emas perkembangan. Penanaman nilai agama dan moral sejak dini diperlukan untuk membentuk perilaku religius, sikap sosial, dan akhlak mulia anak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penanaman nilai agama dan moral di Taman Kanak-Kanak Harapan Gandok Kabupaten Sleman serta mengidentifikasi kendala dan strategi yang diterapkan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan dua orang guru. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai agama dan moral dilaksanakan melalui metode pembiasaan, keteladanan, bercerita, bernyanyi, bermain peran, serta pemanfaatan media pembelajaran dan teknologi yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari anak. Nilai moral yang dikembangkan meliputi kejujuran, sopan santun, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan toleransi. Meskipun demikian, pelaksanaan pembelajaran masih menghadapi kendala berupa kurangnya konsistensi sebagian pendidik serta rendahnya keterlibatan orang tua dalam penguatan nilai agama dan moral di lingkungan keluarga. Disimpulkan bahwa strategi penanaman nilai agama dan moral di Taman Kanak-Kanak Harapan Gandok telah berjalan secara holistik dan kontekstual, namun memerlukan penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga agar perkembangan moral dan religius anak dapat berlangsung secara optimal dan berkesinambungan.
Copyrights © 2026