Desa Tumpatan Nibung merupakan wilayah agraris yang menghadapi permasalahan limbah jerami padi dan kotoran sapi yang belum dimanfaatkan secara optimal, serta tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Tani Ternak Sapindo melalui pelatihan vermikompos untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi terhadap peserta yang terdiri atas petani dan masyarakat desa. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengukuran tingkat kemampuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang diukur, yaitu pengetahuan dari 46,4% menjadi 97,4%, keterampilan dari 65,8% menjadi 93,8%, sikap dan sosial dari 81,6% menjadi 95,0%, ekonomi dari 78,8% menjadi 92,4%, serta keberlanjutan dari 79,2% menjadi 94,0%. Pelatihan vermikompos terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk bernilai guna serta berpotensi menekan biaya produksi usahatani.
Copyrights © 2026