Nelayan tradisional di wilayah pesisir Belakang Padang, Kota Batam, menghadapi berbagai risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3) akibat aktivitas yang dilakukan secara manual dengan postur kerja tidak ergonomis, rendahnya kesadaran K3, serta belum adanya standar kerja aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan perilaku kerja aman nelayan melalui penerapan ergonomi terapan yang diperkuat dengan desain poster visual K3 kontekstual sebagai media edukasi berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam enam tahap, yaitu observasi dan identifikasi kebutuhan mitra, analisis risiko kerja dan ergonomi, perancangan materi dan poster visual K3, sosialisasi dan edukasi, pelatihan penerapan ergonomi, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan berupa teknologi tepat guna non-mesin melalui rekayasa postur kerja dan komunikasi visual berbasis aktivitas nyata nelayan. Efektivitas program diukur menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman dan kesadaran K3 nelayan dari 2,53 menjadi 3,49 atau meningkat sekitar 38%. Dengan demikian, penerapan ergonomi terapan yang dipadukan dengan media poster visual K3 terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan mendorong perilaku kerja yang lebih aman dan sehat, serta berpotensi menjadi model edukasi K3 yang berkelanjutan bagi masyarakat nelayan tradisional di wilayah pesisir lainnya
Copyrights © 2026