Pengembangan Kota Baru Wawiyai di Kabupaten Raja Ampat memerlukan dukungan infrastruktur transportasi yang memadai, khususnya bandar udara, untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung perencanaan awal pembangunan landasan pacu bandar udara melalui pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis analisis spasial. Metode yang digunakan meliputi analisis citra satelit resolusi tinggi, survei lapangan menggunakan drone, serta kajian data sekunder terkait kondisi fisik, lingkungan, dan tata ruang. Analisis dilakukan dengan mengacu pada ketentuan teknis kebandarudaraan dan kebijakan penataan ruang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lokasi rencana memiliki potensi pengembangan namun juga menghadapi keterbatasan topografi dan kesesuaian tata ruang. Kegiatan ini memberikan pendampingan teknis dan dasar rekomendasi bagi perencanaan bandar udara yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025