Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam pendidikan anak usia dini untuk memahami proses belajar dan perkembangan anak secara menyeluruh. Dalam PAUD, evaluasi tidak dilakukan melalui tes tertulis atau angka, melainkan melalui observasi berkelanjutan terhadap aktivitas bermain dan belajar. Penelitian ini bertujuan memahami pemaknaan serta penerapan evaluasi diagnostik, formatif, dan sumatif oleh guru PAUD di kelas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan dua guru dari TK PKK Selur Ponorogo dan RA Nurul Iman Sebayi Madiun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dipandang sebagai proses berkelanjutan yang terintegrasi dalam pembelajaran. Evaluasi diagnostik digunakan untuk mengetahui kesiapan awal anak, formatif dilakukan selama proses belajar, dan sumatif pada akhir pembelajaran melalui laporan perkembangan. Evaluasi PAUD berfokus pada perkembangan anak secara holistik.
Copyrights © 2025