Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dalam novel meliputi (1) konteks sosial pengarang, (2) sastra sebagai cerminan masyarakat dan (3) fungsi sosial karya sastra. Teori yang digunakan ialah teori Ian Watt (1964) untuk memahami hubungan antara karya sastra dan konteks sosialnya. Novel ini menggambarkan nasib anak-anak yatim piatu dalam masyarakat Indonesia, menyoroti isu-isu kemiskinan dan stigma sosial. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif yang berfokus pada konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masyarakat, dan fungsi sosial karya sastra. Sumber data berupa novel "Kado Terbaik" karya J.S. Khairen. Data penelitian berupa teks novel, dan artikel terkait dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan metode Miles dan Huberman (2019) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Kado Terbaik" tidak hanya mencerminkan realitas sosial tetapi juga berfungsi sebagai alat kritik sosial, mendorong pembaca untuk merenungkan kondisi sosial yang ada dan terlibat dalam upaya perubahan sosial yang lebih baik.
Copyrights © 2026