Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan manajemen pendidikan Islam di tingkat madrasah dan sekolah Islam, serta memberikan solusi berbasis nilai-nilai filosofis Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner sederhana kepada guru (n=30) menggunakan skala Likert untuk menilai aspek kepemimpinan, motivasi, dan kinerja. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 5 orang guru dan 1 kepala madrasah untuk menggali pengalaman dan makna penerapan filsafat manajemen pendidikan Islam. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya kelemahan signifikan pada aspek kepemimpinan Islami dan manajemen motivasi guru. Sementara itu, temuan kualitatif mengungkap bahwa dualisme kepemimpinan, kurangnya transparansi, serta lemahnya komunikasi adalah faktor utama yang menghambat penerapan nilai-nilai Islam dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pendidikan Islam belum sepenuhnya mencerminkan prinsip amanah, keadilan, dan musyawarah. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi kepemimpinan Islami yang konsisten dengan filsafat manajemen Islam.
Copyrights © 2026