Mutu pendidikan merupakan indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi dan sumber daya manusia. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya organisasi, dan kinerja guru merupakan faktor strategis yang diyakini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kinerja guru terhadap mutu pendidikan pada SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 334 guru yang berasal dari delapan SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan, dengan sampel sebanyak 182 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kinerja guru memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, kinerja guru memberikan kontribusi yang paling besar terhadap peningkatan mutu pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di SMK memerlukan kepemimpinan kepala sekolah yang transformasional, budaya organisasi yang kondusif, serta kinerja guru yang profesional. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan aspek kepemimpinan, budaya organisasi, dan pengembangan profesional guru.
Copyrights © 2026