Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) dan penguasaan konsep calon guru IPA melalui penerapan pembelajaran berbasis inquiry dipadu media PhET. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru IPA yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan konsep pada ranah kognitif C1–C6 serta lembar observasi dan penilaian keterampilan proses sains yang mencakup keterampilan proses sains dasar dan terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan KPS mahasiswa dari pra-siklus ke siklus I sebesar dengan kategori tinggi dan sangat tinggi sebesar 70,9%, kemudian dari siklus I ke siklus II menunjukkan kategori tinggi dan sangat tinggi sebesar 87,5%, kemudian hasil peningkatan penguasaan konsep dari pra siklus ke siklus I dengan kategori Baik dan Sangat Baik mencapai target penelitian yakni 56,3%, dan di akhir siklus II mencapai 91,5%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis inquiry berbantuan media PhET terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep calon guru IPA. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis inquiry dengan bantuan media PhET efektif sebagai strategi alternatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 pada mahasiswa calon guru IPA.
Copyrights © 2026