Lomba Keterampilan Siswa (LKS) merupakan ajang kompetisi bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bertujuan mengukur kompetensi sesuai bidang keahlian. Di SMKN 8 Kabupaten Tangerang, proses pemilihan peserta LKS masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas, membutuhkan waktu yang lama, dan belum memiliki standar pembobotan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menerapkan Sistem Penunjang Keputusan (SPK) menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Ranks (SMARTER) untuk membantu proses seleksi peserta LKS secara objektif dan transparan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model pengembangan Waterfall, sedangkan pembobotan kriteria dilakukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC). Sistem dibangun berbasis web menggunakan PHP dan MySQL dengan enam kriteria penilaian, yaitu Nilai Praktik Kompetensi, Penguasaan Teori, Kedisiplinan, Kreativitas dan Pemecahan Masalah, Kemampuan Berkomunikasi, serta Etos Kerja. Pengujian dilakukan terhadap 30 data alternatif yang mewakili peserta seleksi. Hasil perhitungan ROC menghasilkan bobot tertinggi pada kriteria Nilai Praktik Kompetensi sebesar 0,41, sedangkan proses perhitungan SMARTER menghasilkan nilai akhir tertinggi sebesar 0,4698 sebagai dasar penentuan peserta terbaik. Dari 120 peserta yang mengikuti proses seleksi, sistem menghasilkan perangkingan otomatis dan merekomendasikan 20 peserta terbaik untuk mengikuti LKS sesuai kuota yang ditetapkan sekolah. Hasil pengujian fungsional menggunakan metode Black Box menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan objektivitas, efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam proses penentuan peserta LKS di SMKN 8 Kabupaten Tangerang.
Copyrights © 2026