Pengembangan desa wisata memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Desa Sedau memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun kemampuan bahasa Inggris pemuda sebagai garda terdepan dalam pelayanan wisata masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara dan mengurangi daya saing desa wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pemuda Desa Sedau melalui pelatihan English for Tourism berbasis pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan secara partisipatif, praktik lapangan melalui simulasi pelayanan wisata, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–40 pemuda Desa Sedau yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta, khususnya dalam menyambut wisatawan, memberikan informasi objek wisata, memberikan petunjuk arah dan menjelaskan budaya lokal. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris selama praktik pelayanan wisata. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia desa dan mendukung penguatan daya saing Desa Sedau sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026