Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA SEDAU MELALUI PELATIHAN ENGLISH FOR TOURISM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DAN KUALITAS PELAYANAN DESA WISATA Hendra Suryadi; Suparlan; Mul Muliadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.386

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Desa Sedau memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun kemampuan bahasa Inggris pemuda sebagai garda terdepan dalam pelayanan wisata masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara dan mengurangi daya saing desa wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pemuda Desa Sedau melalui pelatihan English for Tourism berbasis pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan secara partisipatif, praktik lapangan melalui simulasi pelayanan wisata, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–40 pemuda Desa Sedau yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta, khususnya dalam menyambut wisatawan, memberikan informasi objek wisata, memberikan petunjuk arah dan menjelaskan budaya lokal. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris selama praktik pelayanan wisata. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia desa dan mendukung penguatan daya saing Desa Sedau sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
Improving Schoolars’ Listening Skills at SMPN 3 Gunungsari By Using The Song Suparlan; Fitri Ningsi; Hendra Suryadi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2895

Abstract

The research aims to investigate improvement of the schoolars’ listening skills by using the song, identify the types of songs that are most effective, and examine schoolars’ responses toward song-based listening activities. This reserch used a quantitative descriptive research design and involved 28 of eigth-grade schoolars of SMPN Gunungsari. A questionnaire administered after schoolars participated in listening activities using English songs the data were collected. The questionnaire focused on schoolars’ experiences, preferences, motivation, and perceptions related to listening practice through songs. The collected data were analyzed using descriptive statistics, including frequency, percentage, mean, and standard deviation. The results of the research show that the majority of schoolars had positive attitudes toward the use of English songs in listening lessons. Most schoolars agreed that English songs helped them improve their understanding of pronunciation, vocabulary, intonation, and overall listening comprehension. Schoolars also reported higher motivation and enjoyment when learning through songs compared to traditional textbook audio materials. In addition, slow-tempo songs with clear lyrics were found to be the most effective, while fast or unclear songs caused some difficulties for schoolars. In conclusion, English songs are an effective and engaging tool for improving schoolars’ listening skills. To make a more enjoyable and effective learning environment, English teachers are encouraged to integrate suitable English songs into listening activities with appropriate guidance