Penelitian ini menganalisis stres kerja sebagai mekanisme penghubung antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) berbasis desa adat. Isu ini penting karena penelitian terdahulu masih menunjukkan inkonsistensi arah pengaruh stres kerja terhadap kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan metode sensus terhadap 60 karyawan LPD Desa Adat Kesiman Denpasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap stres kerja, dan stres kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Stres kerja juga memediasi secara parsial hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan. Temuan ini memperluas pemahaman mengenai stres kerja dengan menunjukkan bahwa tekanan kerja yang terstruktur dan terkendali dapat berperan sebagai eustress yang mendorong produktivitas. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penguatan lingkungan kerja fisik dan nonfisik serta pengelolaan stres kerja proporsional pada lembaga keuangan berbasis komunitas adat.
Copyrights © 2026