Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan integratif dalam layanan bimbingan dan konseling serta pengaruhnya terhadap peningkatan kesiapan belajar anak usia dini menuju sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di TK Ar-Rahman pada kelompok B yang berjumlah 29 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan integratif diterapkan melalui kegiatan bermain peran, bercerita, kerja kelompok kecil, pemberian penguatan positif, serta pelibatan orang tua dalam proses pendampingan anak. Implementasi pendekatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan kesiapan belajar anak yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan kemandirian. Keberhasilan pelaksanaan program didukung oleh kompetensi guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Dengan demikian, pendekatan integratif dalam bimbingan dan konseling dapat menjadi strategi yang efektif untuk mempersiapkan anak usia dini memasuki jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2026