Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI), serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ruas Jalan Rusli Datau kerusakan paling banyak berupa tambalan, retak dan lubang, Sedangkan pada Ruas Jalan Tapa–Atinggola kerusakan berupa pelepasan butiran, retak, tambalan, dan lubang. Hasil pengukuran SDI dan IRI masing – masing sebesar 11.59 dan 2.11 untuk Jalan Rusli Datau, serta 18.00 dan 2.44 untuk ruas Jalan Tapa–Atinggola, menunjukan kondisi perkerasan dalam kategori baik (SDI <50, IRI <4). Meskipun demikian, pemeliharaan rutin tetap diperlukan untuk mempertahankan kinerja struktural fungsional jalan serta mencegah penurunan kondisi. Kegiatan pemeliharaan yang dianjurkan meliputi pemotongan tumbuhan liar, penambalan permukaan, dan pengisian retak (sealing), guna menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk perencanaan pemeliharaan jalan secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: metode Surface Distress Index (SDI), International Roughness Index (IRI), pemeliharaan rutin
Copyrights © 2026