KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
Vol. 6 No. 1 (2026)

STRATEGI PEMASARAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN PUUWATU

Rusdiyana Tugy (Universitas Halu Oleo)
Ramly Ramly (Universitas Halu Oleo)
Nanik Hindariyatiningsih (Universitas Halu Oleo)
Murni Nia (Universitas Halu Oleo)
La Ode Safarudin (Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

This study aims to analyze the marketing strategies implemented by MSMEs in Puuwatu District and the factors influencing them. This research uses a qualitative approach with a field study design. Data was collected through interviews, observations, and documentation from informants, including officials from the Department of Industry and Trade (Disperindag), the Department of Manpower and Cooperatives (Disnakerperinkop), and MSME actors. The findings indicate that most MSMEs in Puuwatu District utilize social media as a primary marketing strategy. Platforms used include Facebook, Instagram, WhatsApp, and Telegram, as well as joining online business platforms such as GrabFood and Tokoku. Digital marketing has become an effective way to increase the market reach of MSMEs, which previously relied on traditional methods. The study found that 75% of MSME actors have successfully increased their business visibility through the use of social media and online platforms. In addition, the study identifies several factors affecting MSME marketing. Inhibiting factors include limited capital, low human resource capacity (HR), weak business networks, and limited facilities and infrastructure. Meanwhile, supporting factors for MSME marketing in Puuwatu District include digital transformation that expands market access, strengthening MSME institutions that support business sustainability, increasing MSME actors' capacity through training and mentoring, and improving accessibility to financing. These findings provide insight into the importance of utilizing technology in MSME marketing strategies to enhance competitiveness and business sustainability in the digital era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM di Kecamatan Puuwatu serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari informan yang terdiri dari pejabat Disperindag, Disnakerperinkop, serta pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Kecamatan Puuwatu memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran utama. Platform yang digunakan meliputi Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Telegram, serta bergabung dengan platform usaha online seperti GrabFood dan Tokoku. Pemasaran digital menjadi cara efektif untuk meningkatkan jangkauan pasar UMKM, yang sebelumnya bergantung pada metode tradisional. Penelitian ini menemukan bahwa 75% pelaku UMKM telah berhasil meningkatkan visibilitas usaha mereka melalui penggunaan media sosial dan platform online. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi pemasaran UMKM. Faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM), lemahnya jaringan usaha, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Sementara itu, faktor pendukung pemasaran UMKM di Kecamatan Puuwatu antara lain transformasi digital yang memperluas akses pasar, penguatan kelembagaan UMKM yang mendukung keberlanjutan usaha, peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan, serta aksesibilitas UMKM terhadap pembiayaan. Temuan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam strategi pemasaran UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era digital.

Copyrights © 2026