Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, hiperurisemia, hiperkolesterolemia, dan obesitas merupakan ancaman kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat, khususnya di daerah terpencil dengan akses layanan kesehatan yang terbatas. Desa Wakolo di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, berjarak lebih dari 200 km dari ibu kota provinsi dengan waktu tempuh sekitar 6 jam, yang mengakibatkan minimnya pemanfaatan layanan kesehatan untuk skrining dini PTM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini PTM sebagai tindakan pencegahan primer pada masyarakat berusia tahun di Desa Wakolo. Metode pelaksanaannya meliputi tahap observasi dan koordinasi mitra, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan fisik dan biomakro (pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, Kolesterol, dan Indeks Massa Tubuh/IMT), serta tahap evaluasi dan edukasi kesehatan. Hasil skrining pada 33 partisipan menunjukkan bahwa 100% peserta memiliki kadar gula darah normal ( mg/dL). Namun ditemukan angka risiko yang tinggi pada parameter lain: 84,8% peserta mengalami hipertensi ( mmHg), 69,7% peserta perempuan mengalami hiperurisemia ( mg/dL), 45 % peserta mengalami hiperkolesterolemia ( mg/dL), dan 33,4% peserta berkecukupan gemuk (IMT ). Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi faktor risiko PTM di masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berkala melalui kolaborasi dengan Puskesmas lokal dan pemerintah desa.
Copyrights © 2026