Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya, eksistensi, strategi pelestarian, dan nilai-nilai karakter yang diterapkan dalam Grup Janger Madyo Utomo sebagai salah satu kelompok seni tradisional di Banyuwangi pada periode 1942–2026. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh utama Grup Janger Madyo Utomo, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grup Janger Madyo Utomo berdiri secara resmi pada tahun 1942 dan mampu mempertahankan eksistensinya melalui sistem pewarisan keluarga, regenerasi anggota, kepemimpinan yang konsisten, inovasi pengembangan lakon, evaluasi rutin pertunjukan, serta dukungan masyarakat dan pemerintah desa. Penelitian juga menemukan bahwa kelompok ini menghadapi tantangan berupa menurunnya minat masyarakat terhadap seni tradisional dan belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pelestarian budaya. Selain itu, nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, profesionalitas, kerendahan hati, dan sikap saling menghargai menjadi fondasi utama dalam menjaga identitas kelompok. Disimpulkan bahwa keberlanjutan Grup Janger Madyo Utomo tidak hanya ditentukan oleh kualitas pertunjukan, tetapi juga oleh strategi pelestarian yang adaptif, kuatnya sistem pewarisan budaya, serta internalisasi nilai-nilai karakter yang mendukung pelestarian kesenian Janger Banyuwangi
Copyrights © 2026