Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sejarah lokal berbasis Artificial Intelligence (AI) yang memanfaatkan potensi budaya Geopark Ijen sebagai sumber pembelajaran bagi siswa SMA. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar tersebut dalam meningkatkan pengetahuan sejarah dan sikap konservasi budaya siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa SMAN 1 Rogojampi, 13 guru sejarah, serta validator ahli materi dan ahli media. Produk yang dikembangkan berupa video pembelajaran berbasis AI yang disajikan melalui microsite interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 97,5% dari ahli materi dan 95% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Respons siswa terhadap penggunaan media mencapai 88,88% (kategori sangat baik). Rata-rata nilai siswa meningkat dari 52,3 pada pretest menjadi 78,6 pada posttest dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,0001), disertai peningkatan sikap konservasi budaya dari skor 3,1 menjadi 4,3. Dengan demikian, bahan ajar sejarah lokal berbasis AI dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, menarik, dan relevan untuk mendukung pembelajaran sejarah sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pelestarian budaya lokal
Copyrights © 2026