Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka menjadi persoalan pedagogis yang membutuhkan solusi konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Analisis uji t berpasangan menghasilkan nilai signifikansi < 0,001, yang berarti hipotesis alternatif diterima. Rata-rata skor keaktifan belajar meningkat dari 22,00 pada pretest menjadi 29,47 pada posttest, dengan selisih sebesar 7,47 poin atau setara dengan peningkatan 33,9%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model TPS mampu mengubah suasana pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, sehingga mendorong siswa untuk berpikir mandiri, berdiskusi bermakna, dan menyampaikan gagasan secara percaya diri.
Copyrights © 2026