Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang

Analisis Numerik Pola Keruntuhan Tanah Pasir di Bawah Pelat Bersirip dengan Variasi Kemiringan Sirip Menggunakan Metode Elemen Hingga

Bani Satria (Universitas Tanjungpura)
Muhammad Yusuf (Universitas Tanjungpura)
Vivi Bachtiar (Universitas Tanjungpura)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi vital yang memiliki peran strategis dalam dinamika ekonomi. Sebagai infrastruktur pendukung pembangunan nasional, stabilitas tanah dasar pada perkerasan jalan sangat krusial untuk menjamin keamanan transportasi. Di Kota Pontianak, penggunaan perkerasan kaku masih dihadapkan pada kendala kerusakan struktur yang dipicu oleh kondisi tanah dasar yang tidak stabil. Penelitian ini merupakan penelitian berkelanjutan dengan menganalisis pola keruntuhan tanah pasir di bawah pelat bersirip menggunakan metode elemen hingga (PLAXIS 2D) dengan variasi kemiringan sirip 0°, 30°, 60°, dan 90°, serta kondisi tanpa sirip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelat bersirip dengan kemiringan 60° memberikan distribusi tegangan yang lebih merata dan luas berdasarkan pola keruntuhannya dan penurunan yang lebih kecil dibandingkan dengan variasi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemiringan sirip 60° merupakan konfigurasi optimum dalam meningkatkan performa pelat terhadap keruntuhan tanah pasir. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa analisis numerik menghasilkan nilai daya dukung dan penurunan yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil analisis eksperimental pada seluruh variasi pelat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, ...