Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Internet Kampus Universitas Tanjungpura dengan Analisis Quality of Service dan User Acceptance Test Herry Sujaini; Muanuddin -; Fitri Imansyah; Yus Sholva; Ferry Hadary; Eva Dolorosa; Andi Ihwan; Mochammad Meddy Danial; Silvia Uslianti; Purwaningsih -; Dwi Zulfita; Aktris Nuryanti; Rommy Patra; Yuline -; Stepanus Sahala Sitompul; Syaifurrahman -; Alhadiansyah -; Muhammad Yusuf; Achmadi -; Rachmawati -; Wendy -; Hamdani -; Syarif Hasyim Azizurrahman; Witarsa -; Endang Purwaningsih; Syamswisna -; Bistari -; Ade Mirza; Asep Nursangaji; Ratna Herawatiningsih; Kurnia Ningsih; Surachman -; Meiran Panggabean; Siti Hadijah; Rahmidiyani -; Priyo Saptomo; Memet Agustiar; Vivi Bachtiar; Afrizal -; Setia Budi; Yohanes Gatot Sutapa; Windhu Putra; Nurmainah -; Elly Suharlina; Zubaidah R; Erni Djun Astuti; Muhsin -; Riduansyah -; Agustina Listiawati; Imam Ghozali; Ade Elbani; Yulis Jamiah; Edy Suasono; Ismawartati -; Aswandi -; Uti Asikin; Siti Halidjah
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v9i1.63541

Abstract

Paper ini membahas tentang evaluasi kualitas layanan internet di Universitas Tanjungpura. Penulis menggunakan dua metode analisis, yaitu Quality of Service (QoS) dan User Acceptance Test (UAT) untuk mengukur kinerja internet di kampus Universitas Tanjungpura. Pada analisis QoS, penulis mengukur beberapa parameter kinerja internet, seperti throughput, delay, packet loss, dan jitter, untuk setiap fakultas di kampus. Hasil analisis menunjukkan bahwa throughput tertinggi berada di Fakultas Teknik (FT) dengan nilai rata-rata 87,90 MB, sementara delay dan packet loss terendah terdapat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan nilai rata-rata 0,16 ms dan 0,00% secara berturut-turut. Sementara itu, pada analisis UAT, penulis melakukan survei terhadap mahasiswa untuk mengetahui penggunaan internet di kampus dan kepuasan mereka terhadap layanan internet yang disediakan. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menganggap internet di kampus memadai dan lancar, serta sering digunakan untuk belajar dan mengakses media sosial.
Analisis Numerik Pola Keruntuhan Tanah Lunak di Bawah Pelat Bersirip dengan Variasi Kemiringan Sirip Menggunakan Metode Elemen Hingga Irga Habriansyah; Muhammad Yusuf; Vivi Bachtiar
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0192-201

Abstract

Tanah lunak memiliki karakteristik daya dukung rendah dan kompresibilitas tinggi, sehingga sering menimbulkan permasalahan penurunan pada pekerjaan konstruksi seperti konstruksi perkerasan jalan kaku (rigid pavement). Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pelat adalah penambahan sirip pada pelat yang dapat memodifikasi distribusi tegangan dan pola keruntuhan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio pengaruh lebar pelat terhadap lebar keruntuhan tanah pada pelat bersirip dengan variasi kemiringan sirip (0°, 30°, 60°, dan 90°), kemiringan sirip pelat yang optimal terhadap pola keruntuhan tanah, serta kecenderungan kemiringan sirip terhadap lebar keruntuhan dan mekanisme keruntuhan pada tanah lunak Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah pemodelan numerik dua dimensi menggunakan aplikasi Plaxis 2D dengan variasi sudut kemiringan sirip, kemudian dianalisis deformasi dan mekanisme keruntuhan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan antara rasio lebar keruntuhan tanah dan lebar pelat pada pelat bersirip dengan rasio pada kemiringan 0° sebesar 0,47, menjadi 0,74 pada kemiringan 90°, pelat bersirip dengan kemiringan 60° memiliki mekanisme keruntuhan yang paling optimal, dan kemiringan sirip menjadi faktor penting dalam perencanaan dan pengembangan desain pelat bersirip.
Analisis Numerik Pola Keruntuhan Tanah Pasir di Bawah Pelat Bersirip dengan Variasi Kemiringan Sirip Menggunakan Metode Elemen Hingga Bani Satria; Muhammad Yusuf; Vivi Bachtiar
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0183-191

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi vital yang memiliki peran strategis dalam dinamika ekonomi. Sebagai infrastruktur pendukung pembangunan nasional, stabilitas tanah dasar pada perkerasan jalan sangat krusial untuk menjamin keamanan transportasi. Di Kota Pontianak, penggunaan perkerasan kaku masih dihadapkan pada kendala kerusakan struktur yang dipicu oleh kondisi tanah dasar yang tidak stabil. Penelitian ini merupakan penelitian berkelanjutan dengan menganalisis pola keruntuhan tanah pasir di bawah pelat bersirip menggunakan metode elemen hingga (PLAXIS 2D) dengan variasi kemiringan sirip 0°, 30°, 60°, dan 90°, serta kondisi tanpa sirip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelat bersirip dengan kemiringan 60° memberikan distribusi tegangan yang lebih merata dan luas berdasarkan pola keruntuhannya dan penurunan yang lebih kecil dibandingkan dengan variasi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemiringan sirip 60° merupakan konfigurasi optimum dalam meningkatkan performa pelat terhadap keruntuhan tanah pasir. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa analisis numerik menghasilkan nilai daya dukung dan penurunan yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil analisis eksperimental pada seluruh variasi pelat.