Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sektor informal pempek sebagai strategi ketahanan ekonomi rumah tangga. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis terhadap 32 jurnal ilmiah, penelitian mengkaji kontribusi usaha pempek terhadap pendapatan rumah tangga, pola pengelolaan usaha, serta faktor yang mempengaruhi ketahanan ekonomi pelaku usaha. Hasil kajian menunjukkan bahwa usaha pempek skala rumah tangga menjalankan lima strategi ketahanan utama: diversifikasi produk dan pasar, manajemen keuangan terintegrasi, pemanfaatan modal sosial dan jaringan komunitas, penyerapan tenaga kerja keluarga, serta adaptasi pemasaran digital. Faktor pendukung ketahanan meliputi kuatnya identitas budaya pempek, modal sosial komunitas, dan dukungan kebijakan UMKM pemerintah daerah. Sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan modal, persaingan ketat, rendahnya literasi keuangan, dan fluktuasi harga bahan baku. Penelitian menyimpulkan bahwa sektor informal pempek merupakan sistem ketahanan sosial-ekonomi berbasis budaya yang memerlukan kebijakan pemberdayaan yang holistik dan gender-responsif.
Copyrights © 2026