Kehidupan sosial masyarakat di kawasan rumah susun menjadi isu penting dalam kajian sosiologi perkotaan, terutama pada lingkungan dengan kepadatan tinggi dan kondisi fisik bangunan yang menua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan sosial masyarakat di Rumah Susun 24 Ilir RT 35 RW 09 Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap satu informan kunci dan empat informan utama, serta didukung dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah susun telah menjadi ruang hidup jangka panjang bagi warga sehingga terbentuk kedekatan sosial, solidaritas, dan pola interaksi yang relatif harmonis. Warga menghadapi keterbatasan ekonomi dan memanfaatkan jaringan sosial sebagai strategi bertahan hidup. Permasalahan lingkungan seperti sampah, akses air bersih, dan kondisi bangunan yang rusak masih menjadi tantangan, namun warga berharap adanya perbaikan tanpa penggusuran. Temuan ini menunjukkan adanya daya tahan sosial masyarakat dalam menghadapi keterbatasan yang ada dan kondisi lingkungan yang kurang memadai.
Copyrights © 2026