Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya hipertensi. Peran keluarga sebagai caregiver memiliki peranan penting dalam membantu perawatan dan pengendalian tekanan darah pada lansia. Kurangnya peran keluarga dapat berdampak pada tidak terkontrolnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 64 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran keluarga sebagai caregiver serta pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran keluarga sebagai caregiver dalam kategori kurang baik, yaitu sebanyak 26 responden (40,6%), sedangkan responden dengan peran keluarga dalam kategori baik sebanyak 38 responden (59,4%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga Hâ‚€ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia. Semakin baik peran keluarga sebagai caregiver, maka semakin terkontrol tekanan darah pada lansia.
Copyrights © 2026