Donny Hendra
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Relationship between Family System Support and Diet Compliance in Diabetes Mellitus Patients Donny Hendra; Ifon Driposwana Putra; Sri Marcelina; Asnil Adli Simamora
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5831

Abstract

The diabetes diet is carried out to regulate eating patterns according to the portions determined for DM sufferers. by maintaining the 3Js, namely the number, type, and schedule of the DM diet. The research aims to determine the relationship between Family System Support and Diet Compliance in Diabetes Mellitus Patients. This type of research has a quantitative and descriptive design. The research population was 228 diabetes mellitus patients, and the sample was 39 people, using an accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire, and computerized data processing using SPSS, with univariate and bivariate data analysis. The research results showed that the majority of respondents in the Family Support System group were 39 people lacking (56.5%) and respondents in the non-compliant group were 44 people (63.8%). The results of the chi-square test showed that there was a relationship between family support system and dietary compliance in diabetes mellitus patients with p.value = 0.015 < 0.05. It is hoped that the health center will provide education and information to DM patients by making leaflets and posters about DM, especially DM treatment to control blood glucose levels and prevent complications and always socialize something new to treat DM by continuing to update knowledge about DM in particular.
Prototype Aromatic Air Purifier Portable sebagai Menetralisir Asap Rokok dan Debu diruang Publik Donny Hendra; Ade Maharani; Anita Sari; Fitri Silvia; Lidia Lilis Tandela; Lola Putri Hidayah; Maria Belen Sipahutar
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0txef495

Abstract

Penurunan kualitas udara di ruang publik, yang disebabkan oleh polusi seperti asap rokok dan debu, telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Asap rokok mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan perokok pasif dan menyebabkan penyakit pernapasan. Untuk mengatasi masalah ini, air purifier menjadi solusi efektif untuk menyaring polutan udara. Penelitian ini mengusulkan pengembangan prototipe AROMATIC (Alat Reduksi Otomatis Multi- Aromaterapi Terintegrasi IoT Cerdas), sebuah air purifier portabel dengan fitur aromaterapi. Dilengkapi dengan teknologi Internet of Things (IoT), alat ini secara otomatis memantau dan mengelola kualitas udara dan memberikan manfaat terapeutik. Desain ergonomis dan portabel memungkinkan penggunaan alat ini di berbagai ruang publik untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan meningkatkan produktivitas penggunanya.
Efektivitas Senam Hamil dalam Mengurangi Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Risna Fazlaini; Donny Hendra; Zaitun Zaitun; Ummu Aiman; Salamah Salamah
Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2026): April–June, Digital Health and Health Innovation
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f0d98d80

Abstract

Background: According to the World Health Organization (WHO), the prevalence of low back pain during pregnancy is approximately 70% in Australia. Similarly, in Indonesia, low back pain is one of the most frequently reported discomforts during pregnancy, with approximately 70% of pregnant women experiencing this condition in the late stages of pregnancy. Low back pain is a pain syndrome occurring in the lower back region as a result of the anterior shift in the body's center of gravity during pregnancy. This condition commonly affects pregnant women and may interfere with their daily activities and overall quality of life. Regular participation in prenatal exercise during the last trimester of pregnancy has been shown to reduce pain experienced during labor compared with women who do not participate in such exercise. This study aimed to determine the effect of prenatal exercise on reducing low back pain among pregnant women in the second and third trimesters at Kuta Baro Community Health Center. Methods: This study employed a pre-experimental research design using a one-group pretest–posttest approach. A total of 44 pregnant women participated in the study. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses, with hypothesis testing performed using the Paired Sample t-test. Results: The findings demonstrated that prenatal exercise had a statistically significant effect on reducing low back pain among pregnant women in the second and third trimesters at Kuta Baro Community Health Center, Aceh Besar Regency, in 2026 (p-value < 0.001). Conclusion: Prenatal exercise significantly reduced low back pain among pregnant women in the second and third trimesters at Kuta Baro Community Health Center, Aceh Besar Regency. Recommendation: Prenatal exercise is recommended as a safe and effective non-pharmacological intervention for managing low back pain during pregnancy. Therefore, pregnant women, particularly those in the second and third trimesters, are encouraged to participate in regular prenatal exercise programs to improve
Hubungan Peran Keluarga sebagai Caregiver dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Nurhayati Nurhayati; Ezalina Ezalina; Veni Dayu Putri; Donny Hendra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1496

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya hipertensi. Peran keluarga sebagai caregiver memiliki peranan penting dalam membantu perawatan dan pengendalian tekanan darah pada lansia. Kurangnya peran keluarga dapat berdampak pada tidak terkontrolnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 64 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran keluarga sebagai caregiver serta pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran keluarga sebagai caregiver dalam kategori kurang baik, yaitu sebanyak 26 responden (40,6%), sedangkan responden dengan peran keluarga dalam kategori baik sebanyak 38 responden (59,4%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga H₀ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia. Semakin baik peran keluarga sebagai caregiver, maka semakin terkontrol tekanan darah pada lansia.
Analisis Karakteristik Dan Sumber Sumber Informasi Dengan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kejadian Anemia Anisya Putri Andini; Donny Hendra; Ulfa Hasana; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2412

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak terhadap kesehatan serta aktivitas sehari-hari. Pengetahuan yang baik mengenai anemia diperlukan agar remaja putri mampu memahami penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, pendidikan (tingkat kelas), dan sumber informasi dengan tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value = 0,028 (<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (tingkat kelas) dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value = 0,012 (<0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan tingkat pengetahuan dengan nilai Pearson Chi-Square = 54,667, df = 4, dan p-value = 0,000 (<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usia, pendidikan (tingkat kelas), dan sumber informasi memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia. Kata kunci: anemia, pengetahuan, remaja putri, usia, pendidikan, sumber informasi.
Implementasi Latihan Koordinasi Jari Menggunakan Terapi Genggam Bola Karet Untuk Peningkatan Kekuatan Motorik Halus Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Rahmad Gusnanda Iqbal; Ulfa Hasanah; Donny Hendra; Afrida Sriyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2441

Abstract

Stroke non-hemoragik menyebabkan gangguan motorik halus dan kelemahan anggota gerak (hemiparesis) yang membatasi kemandirian pasien. Terapi genggam bola karet bergerigi merupakan intervensi keperawatan rehabilitatfif untuk merangsang kinerja otot dan meningkatkan kekuatan genggaman tangan. Tujuan: Menerapkan terapi genggam bola karet untuk meningkatkan kekuatan motorik halus pada pasien stroke non-hemoragik di Ruang Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode: Studi kasus deskriptif pada seorang pasien stroke non-hemoragik (Tn. J, 58 tahun) dengan gangguan mobilitas fisik. Intervensi dilakukan selama 4 hari (14–17 Juli 2026), durasi 10–15 menit per sesi. Evaluasi kekuatan otot mengukur instrumen Manual Muscle Testing (MMT). Hasil: Setelah 4 hari intervensi, pasien kooperatif mengikuti terapi. Skor kekuatan otot (MMT) ekstremitas kiri atas dan bawah pasien berada pada nilai 3 (mampu melawan gravitasi, belum mampu menahan tahanan), menunjukkan pemulihan neuromuskular memerlukan latihan berkelanjutan. Kesimpulan: Terapi genggam bola karet efektif sebagai intervensi mandiri untuk melatih motorik halus, dan disarankan untuk dilanjutkan secara konsisten di rumah.
Pengaruh edukasi media (kartu kuartet) terhadap pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia sekolah di sd negeri 59 pekanbaru Kharisma Salsabila Rahmawati; Afrida Sriyani H; Ifon Driposwana Putra; Donny Hendra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2445

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat penting diterapkan oleh anak usia sekolah untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media edugame kartu kuartet terhadap pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan satu kelompok sebelum dan sesudah intervensi. Peneliti melibatkan 179 anak sebagai responden dan mengumpulkan data menggunakan kuesioner pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat sebelum dan sesudah memberikan edukasi melalui media edugame kartu kuartet. Peneliti menganalisis data secara univariat dan bivariat serta menggunakan uji McNemar untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 104 responden (58,1%) memiliki pengetahuan rendah dan 75 responden (41,9%) memiliki pengetahuan tinggi. Setelah intervensi, 174 responden (97,2%) memiliki pengetahuan tinggi dan 5 responden (2,8%) memiliki pengetahuan rendah. Hasil uji McNemar menghasilkan nilai Chi-Square sebesar 93,243 dengan nilai p kurang dari 0,001, sehingga peneliti menemukan perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa media edugame kartu kuartet efektif meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru.
Pengaruh Intervensi Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Keluarga Pasien Dalam Melakukan Hand Hygiene Di Rsud Arifin Achmad Pekanbaru Bunga Novellia Syafril; Afrida Sriyani Harahap; Ifon Drispowana Putra; Donny Hendra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2447

Abstract

Hand hygiene merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah Healthcare Associated Infections (HAIs), namun kepatuhan keluarga pasien dalam menerapkannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 75 keluarga pasien yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi diberikan melalui pendidikan kesehatan berupa ceramah, demonstrasi enam langkah hand hygiene, tanya jawab, dan media leaflet. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori cukup patuh (93,3%) dan tidak patuh (6,7%). Setelah intervensi, kepatuhan meningkat menjadi kategori patuh sebanyak 42,7% dan cukup patuh 57,3%, tanpa responden yang tidak patuh. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7,524 dengan p-value = 0,001 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene. Pendidikan kesehatan dapat dijadikan strategi untuk meningkatkan kepatuhan keluarga pasien dalam upaya pencegahan infeksi di rumah sakit.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga Di Rumbai Donny Hendra; Siska Junianti; Afrida Sriyani Harahap; Ulfa Hasana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2452

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga merupakan upaya pemberdayaan keluarga agar mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan melalui kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan keluarga menjadi dasar penting bagi penerapan indikator PHBS. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang PHBS rumah tangga di Rumbai. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 92 keluarga yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 10 pertanyaan berskala Guttman yang mencakup indikator PHBS rumah tangga, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49 responden (53,7%) berada pada kategori pengetahuan kurang, 31 responden (33,7%) memiliki pengetahuan baik, dan 12 responden (13,0%) memiliki pengetahuan cukup. Karakteristik responden terbanyak adalah kelompok lansia awal sebanyak 33 orang (35,9%), pendidikan Perguruan Tinggi/Akademi sebanyak 21 orang (22,8%), dan pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 29 orang (31,5%). Aspek yang masih perlu diperkuat meliputi pemahaman tujuan PHBS, syarat jamban sehat, konsumsi buah dan sayur, serta rumah bebas asap rokok. Disimpulkan bahwa pengetahuan keluarga tentang PHBS rumah tangga di Rumbai masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan promosi kesehatan yang berkelanjutan.
Efektivitas Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Anemia Di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru Rutniati Anastasia Turnip; Afrida Sriyani Harahap; Donny Hendra; Ulfa Hasanah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2453

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang dapat mengganggu konsentrasi, prestasi belajar, dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif one-group pretest-posttest pada 68 siswi kelas VII dan VIII yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi e-booklet, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji McNemar. Sebelum intervensi, 53 responden (77,9%) memiliki pengetahuan kurang dan 54 responden (79,4%) memiliki sikap negatif. Setelah intervensi, 63 responden (92,6%) memiliki pengetahuan baik dan 61 responden (89,7%) memiliki sikap positif. Uji McNemar menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan (χ²=44,463; p<0,001) dan sikap (χ²=54,018; p<0,001). Media e-booklet efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dan berpotensi digunakan sebagai media edukasi kesehatan di sekolah.