Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kecerdasan emosional dalam membangun motivasi belajar siswa dari perspektif psikologi pendidikan Islam. Menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berperan sebagai fondasi psikospiritual yang mereduksi kecemasan akademik, meningkatkan ketahanan mental (resilience), dan memicu motivasi intrinsik siswa. Dalam perspektif pendidikan Islam, regulasi emosi terintegrasi dengan penataan jiwa (tazkiyatun nafs), pengendalian diri (mujahadah an-nafs), serta penanaman nilai-nilai akhlak seperti sabar, syukur, dan tawakal. Integrasi ini mentransformasi aktivitas belajar menjadi bentuk ibadah (talab al-'ilm) yang memperkokoh komitmen belajar secara berkelanjutan. Kajian ini menegaskan pentingnya reorientasi kurikulum pendidikan Islam yang mengintegrasikan aspek afektif, spiritual, dan kognitif secara holistik.
Copyrights © 2026