Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN KECEMASAN KEMATIAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN ODHA (ORANG DENGAN HIV-AIDS) Mora Siregar, Indo; Hardjo, Suryani
ANALITIKA Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.395 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan kematian dan dukungan sosial terhadap motivasi kerja karyawan ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan ODHA yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Medan Plus yang berjumlah 329 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Data penelitian kemudian dikumpulkan dengan menggunakan skala kecemasan kematian, skala dukungan sosial, dan skala motivasi kerja. Data penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa kecemasan kematian dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dan erat dengan motivasi kerja karyawan ODHA. Kecemasan kematian secara signifikan berpengaruh negatif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA sementara dukungan sosial secara signifikan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA.
HUBUNGAN KECEMASAN KEMATIAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN ODHA (ORANG DENGAN HIV-AIDS) Indo Mora Siregar; Suryani Hardjo
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v5i1.826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan kematian dan dukungan sosial terhadap motivasi kerja karyawan ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan ODHA yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Medan Plus yang berjumlah 329 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Data penelitian kemudian dikumpulkan dengan menggunakan skala kecemasan kematian, skala dukungan sosial, dan skala motivasi kerja. Data penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa kecemasan kematian dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dan erat dengan motivasi kerja karyawan ODHA. Kecemasan kematian secara signifikan berpengaruh negatif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA sementara dukungan sosial secara signifikan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KUALITAS INTERAKSI SOSIAL SISWA DI SMK PANCA ABDI BANGSAKU (PABAKU), STABAT-LANGKAT Sri Ramadhani; Indo Mora Siregar; Dwi Nursiti; Lestari Dakhi
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v3i1.3317

Abstract

This research is motivated by some examples of cases that occurred in SMK Panca Abdi Bangsaku (PABAKU) which there are students / I in SMK PABAKU who do cases from 2012-2016 school year case examples are Fight Teachers, fights between students, smoking in school environment, watching porn and absent movies are on the rise. This suggests that students / I have not been able to improve their emotional intelligence that can impede the process of social interaction with their friends. This study aims to determine the relationship of emotional intelligence with the quality of social interaction of students, know the emotional intelligence of students, and to know the quality of social interaction of students in SMK PABAKU. This research uses quantitative research approach. The population in this research is 265 with sampling technique is Random Sampling 72. The result of rxy correlation test is 0.612, where the hypothesis test r shows that the price of r count 0.612> r table (df = n-2; 72-2) 0.195. It means Ha is accepted and Ho is rejected or there is a relationship of Emotional Intelligence with Social Interaction of students in SMK Panca Abdi Bangsaku Stabat-Langkat. The conclusion of the result of this research is there is correlation of emotional intelligence with quality of social interaction of student. It is suggested to students / I to be more active in activities that are inside school and outside school, for further researcher can add insight, and for institution able to develop and support activity at student / I SMK PABAKU.
PENGARUH JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN RUMAH SAKIT UMUM X DI MEDAN Sinarsi Meliala; Indo Mora Siregar; Dwi Nursiti; Tri Utami Waruwu
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resources are an important factor in a company. The discharge of employees from a company will result in a considerable impact. Employee turnover is always the main problem faced by organizations without considering the location, size, nature of the business, and business strategy. The high level of employee turnover can be seen from the amount of shifting desire that employees have in a company. Turnover is a form of end-effort of employees who experience job insecurity. This study aims to determine the effect of job insecurity on turnover intention on employees of General Hospital X in Medan. This study involved 72 permanent employees of Medan General Hospital X with a minimum of one year of service. Data was obtained through two scales, namely the job insecurity scale and turnover intention scale. The results of regression analysis showed that job insecurity had a positive and significant effect on turnover intention for employees of General Hospital X Medan. Job insecurity became one of the predictors of turnover intention with a contribution of 12.9%. The implications of this research are expected To the company to evaluate and approach employees that they (employees) are needed to work in the company, employees need to be given support in working in the company in the form of opportunities to experience self-improvement / development, meeting the needs accordingly with work, training to grow or exclude and develop creativity in work, equip superiors with the ability to guide (mentoring), skills in interproductive relationships, and effective abilities in problem solving, good decision making, communication and negotiation that do not injure rights or self individual (employee).
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH PERMISIF DENGAN MOTIVASI BELAJAR REMAJA DI SMP YAYASAN MARDI LESTARI MEDAN Indo Mora Siregar; Dwi Nursiti; Delimawati Hutauruk
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v5i2.3391

Abstract

This study aims to determine the relationship of the origin pattern : permissive with youth learning motivation at the SMP Lestari Medan Gatot Subroto Fondalition SNIP The setting that became the target og this writing was because the author saw many teenagers at Yayaan Maari Middle Scholl who had low learning motivation. This happnes because student have a strong punuhisit pattern such as parents who do not know how to learn about children‟s learning at scholl, anda teach their children who they are so that the parenting style is not fulfilled The subject of this students at Mardi Lestari Foundation Junior High School Medan as many students as many as 52 people this subject is students Mletode this method uses data collection in this study using the technique and sampling technique in the research using a smple of fingers where mpel does not meet from  100 or starts 100 the results of this plot represent babu ola znih permissive is the category lingp „‟as hingh as (82,62%) or 44 people, and motivation to study in category high amounting to (64,46%) or 33 people grade score you negatife.
SOSIALISASI PENANGGULANGAN KECANDUAN INTERNET PADA MAHASISWA TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA Mora Siregar, Indo; Nursiti, Dwi; Tobing, Laksana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet merupakan teknologi informasi yang memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk mengakses berbagai informasi, bagian bersifat positif maupun negatif secara instan. Penggunaan internet yang berlebihan dapat mengakibatkan kecanduan internet. Kecanduan internet ini sulit untuk dihilangkan karena terkait dengan mengejar kesenangan dan kebahagiaan. Hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-hari, seperti kurangnya minat dengan kegiatan sehari-hari, menjadi individu yang pasif, mengalami mood modification, (modifikasi suasana hati), tolerance (toleransi), withdrawal (penarikan), conflict (konflik), dan kemungkinan terjadi relapse (mengulang). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui penanggulangan terhadap kecanduan internet pada mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis Universitas Sari mutiara Indonesia. Metode pengabdian masyarakat dengan sosialisasi penanggulangan kecanduan internet dalam bentuk edukasi, tanya jawab serta menonton video sosialisasi penanggulangan kecanduan internet. Hasil hasil pengabdian masyarakat ini adalah menambah wawasan bagi para mahasiswa untuk lebih mengerti, memahami, bentuk-bentuk penanggulangan kecanduan internet. Diharapkan setelah dilakukan sosialisasi penanggulangan kecanduan internet ini, mahasiswa teknologi mahasiswa teknologi laboratorium medis universitas Sari mutiara Indonesia pengetahuannya semakin meningkat.
Perbedaan Sikap Konservasi Dampak Pengetahuan Tentang Potensi Evolusi Ophiocordyceps Unilateralis Siregar, Indo Mora; Azqia, Alfu; Ramadhani, Sri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10144

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar, menghadapi tantangan lingkungan yang signifikan, termasuk deforestasi, penurunan keanekaragaman hayati, dan pencemaran plastik. Salah satu pendekatan baru dalam pendidikan lingkungan adalah memanfaatkan perilaku evolusi unik dari "jamur zombie" (Ophiocordyceps unilateralis) untuk meningkatkan kesadaran tentang konservasi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penyebaran pengetahuan mengenai Ophiocordyceps unilateralis dan potensi ancaman evolusinya terhadap sikap konservasi masyarakat di Desa Wisata Silalahi III, Sumatera Utara. Desain eksperimen kuantitatif diterapkan, dengan 60 peserta yang dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima materi edukasi tentang jamur tersebut dan kelompok kontrol yang tidak menerima informasi serupa. Sikap konservasi diukur menggunakan instrumen skala Likert yang telah divalidasi, dan data dianalisis menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam sikap konservasi pada kelompok eksperimen (M = 97,80) dibandingkan dengan kelompok kontrol (M = 59,13), dengan nilai p sebesar 0,00 (0,05), yang menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Ophiocordyceps unilateralis dapat secara efektif meningkatkan sikap konservasi lingkungan. Temuan ini sangat berharga bagi pembuat kebijakan dan advokat lingkungan yang berusaha meningkatkan strategi penyuluhan konservasi dengan mengintegrasikan intervensi berbasis pengetahuan, serta menekankan potensi risiko ekologis yang ditimbulkan oleh kehilangan keanekaragaman hayati dan kerusakan lingkungan
Strategi Komunikasi Efektif Guru Bimbingan Konseling dalam Menghadapi Tantangan Psikososial Siswa Yuris, Evicenna; Siregar, Indo Mora
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi efektif yang diterapkan oleh guru bimbingan konseling dalam menghadapi tantangan psikososial siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling menggunakan tiga strategi utama. Pertama, strategi mendengarkan aktif menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung siswa untuk berbagi masalah secara terbuka. Kedua, komunikasi empatik memperkuat rasa saling percaya melalui validasi emosi siswa tanpa penilaian. Ketiga, teknik pertanyaan terbuka mendorong eksplorasi masalah secara mendalam dan membantu siswa menemukan solusi reflektif. Temuan ini menunjukkan dampak positif strategi komunikasi terhadap peningkatan kesejahteraan psikososial siswa, termasuk pengurangan stres, kecemasan, dan konflik interpersonal. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi dalam mendukung perkembangan siswa.
PENINGKATAN DAN PENANGGULANGAN STRES KERJA DI PT PLN (PERSERO) KABANJAHE Tobing, Laksana; Siregar, Indo Mora
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja adalah keadaan emosional yang dialami oleh seorang pekerja berupa kondisi tidak tenang, cemas, tegang, takut atau gugup yang disebabkan adanya ketidaksesuaian beban kerja atau lingkungan kerja dengan kemampuan atau kepribadian pekerja sehingga menyebabkan ketidakmampuan dalam menghadapi berbagai tuntutan dalam pekerjaan.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan penanggulangan stress kerja para di PT PLN (Persero) Kabanjahe. Metode pengabdian masyarakat ini dengan edukasi pada peningkatan dan penanggulangan stress kerja di PT PLN (Persero) Kabanjahe dalam bentuk edukasi dan Tanya jawab. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan para karyawan untuk lebih mengerti, memahami gejala, penyebab serta penanggulangan stress kerja. Diharapkan setelah dilakukan edukasi peningkatan dan penanggulangan stress kerja di PT PLN (Persero) Kabanjahe pengetahuannya semakin meningkat.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK PANTI: DARI KESADARAN DIRI HINGGA MANAJEMEN HUBUNGAN Indo Mora Siregar; Syahrul Fahri; Chairiah Yulianti Siregar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6706

Abstract

Latarbelakang: Pengembangan kecerdasan emosional merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian, kesejahteraan psikologis, dan kemampuan individu dalam menjalin hubungan sosial yang sehat. Kecerdasan emosional berperan penting dalam membantu anak mengenali dan mengelola emosi, mengembangkan empati, serta membangun interaksi sosial yang adaptif. Namun, anak yang tumbuh dalam lingkungan pengasuhan alternatif, seperti panti asuhan, cenderung menghadapi tantangan emosional dan sosial yang lebih kompleks akibat keterbatasan dukungan keluarga dan dinamika lingkungan sosial yang padat. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk memperkuat kecerdasan emosional anak melalui pendekatan yang terarah dan berbasis keilmuan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak panti asuhan melalui program pendampingan psikososial yang terstruktur berdasarkan dimensi kecerdasan emosional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif- partisipatif atau pendampingan berbasis aktivitas melalui permainan peran, simulasi, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenali dan mengekspresikan, serta mengelola emosi secara tepat, meningkatkan empati, serta membangun interaksi sosial yang lebih positif dan kooperatif. Kesimpulannya, pendampingan psikososial berbasis kecerdasan emosional efektif dalam memperkuat kapasitas afektif dan sosial anak panti asuhan.