JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET

Evaluasi Respons Dinamik dan Kinerja Seismik Gedung Eksisting (1990) Menggunakan Analisis Linear Time History dan ATC-40

Budi Setiawan (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Yenny Nurchasanah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Mochamad Solikin (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Naufal Rozan (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2026

Abstract

Yogyakarta merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat pengaruh Sesar Opak dan zona subduksi selatan Pulau Jawa. Kondisi tersebut menuntut evaluasi berkala terhadap bangunan eksisting, khususnya gedung pendidikan yang dibangun sebelum diberlakukannya standar ketahanan gempa terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons dinamik dan kinerja seismik Gedung Kuliah Umum Universitas Gadjah Mada yang dibangun pada tahun 1990 berdasarkan analisis linear time history dan kriteria ATC-40. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan struktur tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS versi 21 dengan sistem struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Analisis meliputi respons spektrum dan linear time history menggunakan lima rekaman gempa nyata, yaitu Coalinga, Victoria, Christchurch, Kern County, dan San Fernando. Parameter evaluasi mencakup periode getar, gaya geser dasar, simpangan antar lantai (interstory drift), dan rasio simpangan antar lantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa periode dominan struktur sebesar 0,483 detik pada arah X dan 0,769 detik pada arah Y. Gaya geser dasar dinamis memenuhi persyaratan SNI 1726:2019 dengan nilai lebih besar daripada gaya geser statik ekuivalen. Evaluasi drift menunjukkan bahwa seluruh nilai interstory drift ratio berada pada atau di bawah batas 1%, dengan nilai maksimum sebesar 0,010 pada lantai dua akibat rekaman gempa Christchurch. Berdasarkan kriteria ATC-40, struktur berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy (IO), sehingga masih mampu mempertahankan fungsi operasionalnya setelah mengalami gempa rencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gedung eksisting tahun 1990 masih memenuhi persyaratan kinerja seismik secara elastis. Hasil penelitian direkomendasikan sebagai dasar evaluasi berkala dan pertimbangan awal dalam perencanaan program retrofit pada bangunan pendidikan eksisting di wilayah rawan gempa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jcebt

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala setiap 6 bulan, yaitu Maret dan September. Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 2017 dengan membawa misi sebagai salah satu pelopor dalam penerbitan media ...