Naufal Rozan
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Respons Dinamik dan Kinerja Seismik Gedung Eksisting (1990) Menggunakan Analisis Linear Time History dan ATC-40 Budi Setiawan; Yenny Nurchasanah; Mochamad Solikin; Naufal Rozan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.18136

Abstract

Yogyakarta merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat pengaruh Sesar Opak dan zona subduksi selatan Pulau Jawa. Kondisi tersebut menuntut evaluasi berkala terhadap bangunan eksisting, khususnya gedung pendidikan yang dibangun sebelum diberlakukannya standar ketahanan gempa terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons dinamik dan kinerja seismik Gedung Kuliah Umum Universitas Gadjah Mada yang dibangun pada tahun 1990 berdasarkan analisis linear time history dan kriteria ATC-40. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan struktur tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS versi 21 dengan sistem struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Analisis meliputi respons spektrum dan linear time history menggunakan lima rekaman gempa nyata, yaitu Coalinga, Victoria, Christchurch, Kern County, dan San Fernando. Parameter evaluasi mencakup periode getar, gaya geser dasar, simpangan antar lantai (interstory drift), dan rasio simpangan antar lantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa periode dominan struktur sebesar 0,483 detik pada arah X dan 0,769 detik pada arah Y. Gaya geser dasar dinamis memenuhi persyaratan SNI 1726:2019 dengan nilai lebih besar daripada gaya geser statik ekuivalen. Evaluasi drift menunjukkan bahwa seluruh nilai interstory drift ratio berada pada atau di bawah batas 1%, dengan nilai maksimum sebesar 0,010 pada lantai dua akibat rekaman gempa Christchurch. Berdasarkan kriteria ATC-40, struktur berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy (IO), sehingga masih mampu mempertahankan fungsi operasionalnya setelah mengalami gempa rencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gedung eksisting tahun 1990 masih memenuhi persyaratan kinerja seismik secara elastis. Hasil penelitian direkomendasikan sebagai dasar evaluasi berkala dan pertimbangan awal dalam perencanaan program retrofit pada bangunan pendidikan eksisting di wilayah rawan gempa.