Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap peduli lingkungan siswa kelas X SMA Negeri 2 Babat Toman setelah penerapan model Experiential Learning pada pembelajaran geografi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif karena bertujuan memberikan gambaran secara sistematis mengenai tingkat sikap peduli lingkungan siswa setelah mengikuti pembelajaran, tanpa menguji hubungan maupun pengaruh antarvariabel. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sikap peduli lingkungan yang terdiri atas 34 butir pernyataan dengan skala Likert empat tingkat. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor total, persentase, nilai rata-rata (mean), distribusi frekuensi, serta kategorisasi berdasarkan interval persentase untuk menentukan tingkat sikap peduli lingkungan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki sikap peduli lingkungan pada kategori sangat tinggi setelah penerapan Experiential Learning, dengan persentase skor keseluruhan sebesar 85,73%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman langsung melalui tahapan Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, dan Active Experimentation mampu memfasilitasi terbentuknya kesadaran, sikap, dan perilaku peduli lingkungan pada siswa. Dengan demikian, model Experiential Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung penguatan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran geografi.
Copyrights © 2026