Pernikahan lintas etnis Bali dan Tionghoa merupakan sebuah fenomena sosial yang merepresentasikan keharmonisan multikultural tanpa membeda-bedakan serta meleburkan identitas asli dari masing-masing budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan identitas pasangan tersebut melalui fotografi prewedding sebagai medium komunikasi visual yang menampilkan dua budaya secara berdampingan. Metode penciptaan dilakukan melalui kolaborasi bersama Namasa Weddings dengan memadukan tahapan observasi, dokumentasi, dan studi literatur yang relevan. Proses kreatif difokuskan pada penggunaan berbagai simbol budaya, seperti busana adat modifikasi dan atribut khas kedua etnis yang ditempatkan pada lokasi simbolis serta historis. Elemen-elemen budaya digunakan untuk memperjelas keberadaan dua identitas yang tampil selaras dalam satu bingkai visual. Hasil penelitian berupaya menunjukkan bahwa fotografi prewedding mampu memvisualkan hubungan multikultural lintas etnis Bali-Tionghoa yang selaras sebagai bagian dari dinamika sosial masyarakat yang semakin terbuka di era modern. Karya ini diharapkan dapat memperkaya kajian seni visual mengenai representasi identitas budaya dalam praktik fotografi modern di Indonesia sekaligus membuka pemahaman tentang harmoni hubungan beda etnis yang dapat hidup berdampingan.
Copyrights © 2026