Limbah kulit nanas madu Subang (Ananas comosus L. Merr) adalah bahan baku organik potensial dengan kandungan 13,65% gula reduksi dan 17,53% karbohidrat yang sangat baik untuk fermentasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh pemberian ragi tape dengan dosis 100 g, 200 g, dan 300 g terhadap tingkat keasaman (pH) dan Total Asam Organik (TAO) selama 4 hari fermentasi anaerob. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 27 pengulangan, pH diukur menggunakan pH meter dan TAO diuji melalui titrasi. Hasil membuktikan bahwa penambahan ragi yang semakin banyak memicu penurunan pH yang signifikan (dari 4,0 ke 3,2). Kadar TAO rata-rata mencapai 0,26%, dengan capaian tertinggi 0,32% pada dosis 300 g. Meski uji ANOVA tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan pada rata-rata TAO, dosis 300 g terbukti paling ampuh mempercepat proses asidifikasi. Oleh karena itu, konsentrasi ragi ini sangat direkomendasikan sebagai bioaktivator dalam pengolahan limbah organik pasar.
Copyrights © 2026