ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026

Efektifitas Pengendalian Biologis Larva Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros Linn.) Dengan Menggunakan Agensia Hayati Metharizium Anisopliae Metcsh.

Ferdian Saputra (Institut Teknologi Sawit Indonesia)
Henry Budi Hasibuan (Institut Teknologi Sawit Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros Linn.) merupakan hama utama yang sangat merusak tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), terutama pada fase tanaman belum menghasilkan, dengan potensi kematian tanaman muda mencapai 25%. Pengendalian kimiawi berisiko menimbulkan dampak lingkungan, sehingga jamur entomopatogen Metarhizium anisopliae dipertimbangkan sebagai alternatif pengendalian hayati. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas M. anisopliae, membandingkan dosis aplikasi, dan menganalisis respons mortalitas pada berbagai instar larva O. rhinoceros. Perlakuan terdiri atas dosis 0, 25, 50, 75, dan 100 g serta tiga kelompok instar, yaitu kecil, sedang, dan besar. Pengamatan dilakukan pada hari ke-1, 3, 6, 9, 12, dan 15, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi M. anisopliae berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva, terutama pada hari ke-9 hingga ke-15. Mortalitas meningkat seiring kenaikan dosis, dari 26% pada instar 1 dosis 25 g menjadi 80% pada dosis 100 g. Mortalitas tertinggi mencapai 94% pada instar 3 dengan dosis 50 dan 100 g, sedangkan kontrol tetap 0%. Dengan demikian, M. anisopliae efektif mengendalikan larva O. rhinoceros dan berpotensi diterapkan dalam pengendalian hama terpadu.

Copyrights © 2026