Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 6 (2026)

Perancangan dan Optimasi Sistem Energi Terbarukan Hibrida SuryaAngin–Diesel–Baterai untuk Pulau Terisolasi: Studi Kasus Pulau Gili Ketapang Menggunakan HOMER Pro

Gumay, Alif Arrasyid (Unknown)
Wibawa, Unggul (Unknown)
Hasanah, Rini Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Mikrogrid pulau terisolasi di Indonesia masih sangat bergantung pada pembangkitan diesel, yang menimbulkan biaya bahan bakar tinggi dan emisi CO₂ besar. Penelitian ini merancang dan mengoptimasi sistem energi terbarukan hibrida (HRES) surya–angin–diesel–baterai untuk Pulau Gili Ketapang, sebuah pulau off-grid di Probolinggo, Jawa Timur, menggunakan HOMER Pro. Profil beban per jam (3,25 GWh/tahun; puncak 544 kW) dan data sumber daya NASA POWER (surya 5,30 kWh/m²/hari; angin 3,76 m/s) digunakan untuk mengevaluasi empat skenario: baseline diesel saja (S1), PLTS+diesel (S2), PLTS+angin+diesel (S3), dan hibrida penuh dengan baterai (S4). Konfigurasi optimal—S4: PLTS 800 kWp, tiga turbin angin 100 kW, baterai LiFePO₄ 1.900 kWh, dan konverter 576 kW berdampingan dengan PLTD eksisting 700 kW —secara serempak meminimalkan biaya dan emisi: Net Present Cost turun 58,5% (dari Rp 794,24 menjadi 329,48 miliar), Levelized Cost of Energy turun 58,4% (Rp 18.868 menjadi 7.844/kWh), fraksi terbarukan mencapai 36,6%, serta emisi CO₂ dan konsumsi BBM tahunan masing-masing turun 36,6%. Baterai menjadi enabler kunci, menurunkan jam operasi diesel dari 8.760 menjadi 2.957 jam/tahun (−66%) dengan menggeser surplus surya siang ke beban puncak malam. Analisis sensitivitas terhadap harga BBM (±20%) dan sumber daya surya/angin (±10%) menegaskan S4 tetap optimal secara robust.Kata Kunci—sistem energi terbarukan hibrida, mikrogrid terisolasi, HOMER Pro, penyimpanan energi baterai, optimasi tekno-ekonomi, Gili Ketapang

Copyrights © 2026