Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar, khususnya pada koordinasi gerak tubuh anak, yang disebabkan oleh kurangnya alat permainan edukatif dan permainan yang masih monoton, khususnya permainan tradisional di TK Aisyah Tasikmalaya. Teknik yang dilakukan peneliti adalah melalui permainan boy-boyan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan boy-boyan terhadap perkembangan motorik kasar, khususnya koordinasi gerak tubuh anak laki-laki dan anak perempuan usia 5–6 tahun. Adapun subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 orang, terdiri atas 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi awal (pra-siklus) pada anak laki-laki untuk kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 14% mengalami peningkatan menjadi 86% pada siklus II. Sedangkan pada anak perempuan mengalami peningkatan signifikan dari 14% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan melalui permainan boy-boyan dapat mempengaruhi kemampuan motorik kasar anak laki-laki maupun perempuan di SPS TAAM Syifaurrahman Tasikmalaya.
Copyrights © 2026