Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan kesejahteraan sosial-emosional anak usia dini di lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting tidak hanya dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga dalam memberikan dukungan emosional, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung, serta memfasilitasi interaksi sosial anak. Guru menciptakan suasana kelas yang positif melalui keterlibatan yang hangat, penggunaan berbagai metode pembelajaran, dan penerapan penguatan positif terhadap perilaku anak. Praktik-praktik tersebut secara efektif mendukung anak dalam mengenali dan mengatur emosi, memperkuat kepercayaan diri, serta secara bertahap meningkatkan kompetensi sosial mereka. Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan yang berkaitan dengan keberagaman karakteristik anak dan kemampuan mereka dalam mengelola emosi, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan fleksibel. Studi ini menyoroti bahwa responsivitas guru dan lingkungan belajar yang mendukung merupakan faktor penting dalam menumbuhkan kesejahteraan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik dan lembaga pendidikan anak usia dini mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berpusat pada anak untuk mengakomodasi kebutuhan emosional dan perkembangan anak secara lebih optimal.
Copyrights © 2026