Perkembangan teknologi digital menjadikan gawai sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak usia dini. Namun, tingginya penggunaan gawai memicu kekhawatiran terhadap kesejahteraan mental anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko negatif paparan gawai terhadap kesejahteraan mental anak serta kontribusi pengawasan orang tua. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Data kemudian dianalisis melalui metode analisis isi dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan temuan berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gawai secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan regulasi emosi dan psikologis, penurunan fungsi kognitif, perubahan perilaku maladaptif, serta menghambat interaksi sosial yang berpengaruh terhadap kesejahteraan mental anak. Sementara itu, peran pengawasan orang tua sangat penting dalam menekan risiko negatif penggunaan gawai. Pendampingan langsung, pembatasan durasi penggunaan, pengawasan konten digital, penerapan aturan penggunaan secara konsisten, penyediaan aktivitas alternatif non-digital, serta keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak di era digital.
Copyrights © 2026