Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter sosial anak, termasuk sikap toleransi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran berbasis cerita dalam pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian dilaksanakan di KB-TK Siwi Kinasih dengan fokus pada proses pembelajaran berbasis cerita, interaksi antara guru dan anak, serta perilaku anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis cerita mampu membantu anak memahami nilai toleransi melalui tokoh dan alur cerita yang menggambarkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan menghargai perbedaan agama. Anak menunjukkan perubahan perilaku sosial yang positif, seperti lebih terbuka dalam berteman, menghormati teman yang sedang beribadah, serta mampu berinteraksi tanpa membedakan latar belakang agama. Pembelajaran berbasis cerita juga dinilai lebih efektif dalam menanamkan nilai toleransi karena mampu menyentuh aspek emosional anak dibandingkan dengan metode ceramah atau hafalan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan media cerita, fasilitas pembelajaran, dan pemahaman sebagian orang tua mengenai pentingnya pendidikan toleransi sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas guru serta kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis karakter di lembaga pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026