Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPACT OF AUTHORITARIAN AND EMPATHETIC COMMUNICATION ON EMOTIONAL REGULATION IN EARLY CHILDHOOD Aprilia Doni Setiani; Arfina Hikmawati; Arifah Nabila Nur Mutiah; Cici Maisyaroh; Hery Setiyatna
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.461

Abstract

This study discusses the impact of authoritarian and empathetic communication on the social, emotional, and communication development of early childhood children. Communication is an important aspect of parenting and education because it influences character building, self-confidence, emotional regulation, and children’s social interaction skills. This study employed a literature review method by analyzing various studies and theories related to communication patterns in early childhood. The findings indicate that authoritarian communication tends to be one-way, emphasizing commands, pressure, and strict control, which may cause children to become fearful, less confident, passive, and experience obstacles in socio-emotional development. In contrast, empathetic communication emphasizes understanding children’s feelings, active listening, and warm responses, which can improve children’s sense of security, social skills, emotional regulation, and confidence in expressing opinions. Furthermore, empathetic communication helps create more harmonious relationships between children, parents, and teachers. Therefore, parents and teachers are encouraged to apply empathetic communication accompanied by consistent discipline to support optimal early childhood development.
Analisis Pembelajaran Berbasis Cerita Dalam Pengembangan Sikap Toleransi Beragama Anak Usia Dini Cici Maisyaroh; Alya Arthamevia; Syarafina Putri Nabila; Luthfi Acintya Kurniadewi; Annafi’ Nurul ‘Ilmi
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.11908

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter sosial anak, termasuk sikap toleransi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran berbasis cerita dalam pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian dilaksanakan di KB-TK Siwi Kinasih dengan fokus pada proses pembelajaran berbasis cerita, interaksi antara guru dan anak, serta perilaku anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis cerita mampu membantu anak memahami nilai toleransi melalui tokoh dan alur cerita yang menggambarkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan menghargai perbedaan agama. Anak menunjukkan perubahan perilaku sosial yang positif, seperti lebih terbuka dalam berteman, menghormati teman yang sedang beribadah, serta mampu berinteraksi tanpa membedakan latar belakang agama. Pembelajaran berbasis cerita juga dinilai lebih efektif dalam menanamkan nilai toleransi karena mampu menyentuh aspek emosional anak dibandingkan dengan metode ceramah atau hafalan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan media cerita, fasilitas pembelajaran, dan pemahaman sebagian orang tua mengenai pentingnya pendidikan toleransi sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas guru serta kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis karakter di lembaga pendidikan anak usia dini.