Penelitian ini berfokus pada interpretasi terhadap teks Markus 10: 13-16 dengan menggunakan metode hermeneutik untuk membedah teks ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Selain itu, metode hermeneutik dari Schleirmacher dengan pendekatan interpretasi gramatikal dan psikologis, digunakan untuk membedah teks Markus 10:13-16. Tulisan ini menitikberatkan pada penggunaan metode hermeneutik dari Schleirmacher dalam interpretasi teks. Dan dalam isterpretasi ditemukan bahwa, teks Markus 10: 13-16 adalah bagian dari kritik penulis teks terhadap masyarakat Yahudi serta terhadap budaya patriarkhi saat itu yang sangat mendiskriminatif anak dalam kehidupan sosial masyarakat saat itu. Temuan ini memberikan refleksi kritis terhadap konteks masa kini, yang cendrung mendiskriminasi anak dalam lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini mengusulkan pentingnya anak dalam kehidupan bersama dan melibatkan anak sebagai pusat pemberitaan dan pelayanan bergereja.
Copyrights © 2025