Degradasi kualitas air parit Sungai Jawi, Kota Pontianak, disebabkan limbah dari zona rumah sakit, bengkel dan permukiman. Penelitian ini bertujuan menganalisis parameter fisik (suhu, Total Suspended Solids/TSS, Total Dissolved Solids/TDS, turbidity), kimia (pH, Biochemical Oxygen Demand/BOD, Chemical Oxygen Demand/COD, Dissolved Oxygen/DO) dan logam berat (Fe, Mn, Zn, Cu, Cd, Pb). Sampel air diambil saat pasang menggunakan water sampler dengan koordinat GPS dan dianalisis logam berat menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry. Hasil menunjukkan suhu tertinggi 28,4 °C di zona bengkel, pH terendah 5,91 di zona rumah sakit. TSS dan turbidity berada pada kisaran 13-14 mg/L dan 14-14,5 NTU, TDS di bawah standar mutu yaitu 0,89-0,97 ppm. BOD dan COD melebihi baku mutu dengan nilai BOD 30-31 mg/L dan COD tertinggi 40,32 mg/L di permukiman, mengindikasikan pencemaran organik berat. DO rendah di permukiman yaitu 3,61 mg/L, menunjukkan tekanan oksigen terlarut yang terbatas. Logam berat Fe dan Pb di zona rumah sakit masing-masing 0,3986 mg/L dan 0,0463 mg/L, melebihi batas maksimal baku mutu (Fe 0,3 mg/L, Pb 0,03 mg/L), mengindikasikan risiko pencemaran yang serius. Mn, Zn, Cu, dan Cd masih dalam batas aman.
Copyrights © 2026