Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kredit Usaha Rakyat (KUR), fintech lending, tenaga kerja, usia, dan pendidikan terhadap pendapatan Industri Mikro dan Kecil (IMK) di Indonesia. Penelitian menggunakan data sekunder cross section dari Survei Industri Mikro dan Kecil BPS tahun 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 94.779 unit usaha. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda melalui dua model empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan IMK akibat beban cicilan yang menekan arus kas usaha jangka pendek. Sebaliknya, fintech lending berpengaruh positif dan signifikan karena menawarkan akses pembiayaan yang cepat dan mudah. Tenaga kerja berpengaruh positif terhadap pendapatan, sedangkan usia menunjukkan pola hubungan non-linear berbentuk inverted U-shape dengan usia produktif optimal sekitar 46 tahun. Selain itu, pendidikan terbukti memperkuat efektivitas KUR dan fintech lending melalui peningkatan kemampuan pengelolaan modal, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital secara produktif.
Copyrights © 2026