Pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Perkembangan teknologi, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan industri menuntut kurikulum yang adaptif agar kompetensi lulusan tetap relevan dengan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja dan implikasinya terhadap employability lulusan SMK. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Sumber data diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari 356 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu relevansi kurikulum terhadap kebutuhan industri, skill mismatch pada lulusan pendidikan vokasi, peran soft skills dalam employability, kemitraan sekolah dan industri, serta strategi peningkatan employability di era digital. Temuan menunjukkan bahwa employability lulusan dipengaruhi oleh kompetensi teknis, soft skills, kompetensi digital, kemampuan adaptasi, dan pengalaman kerja yang diperoleh selama pendidikan. Selain itu, keterlibatan industri melalui program magang, work-based learning, teaching factory, dan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relevansi kurikulum merupakan faktor kunci dalam meningkatkan employability lulusan SMK sehingga diperlukan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan serta penguatan kolaborasi antara sekolah dan dunia industri.
Copyrights © 2026