Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Strategi Penerapan Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru BK dan Guru Wali Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa starategi penerapan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 33 Makassar dilaksanakan melalui empat strategi utama, yaitu: 1). Penerapan Aturan dengan penyusunan aturan dalam buku kesepakatan sekolah yang memuat tata tertib dan tata krama siswa dan diimplementasikan setiap hari. 2). Pemberian Sanksi dengan menerapkan sistem poin baik poin positif maupun poin negatif, pemanggilan orangtua. 3). Pembinaan Moral dengan melibatkan siswa dalam program sekolah baik secara khusus seperti program 5S, sholat dhuha berjamaah, dan literasi dan numerasi sebelum belajar maupun pembinaan moral pada umumnya seperti pelaksanaan upacara setiap hari senin, kegiatan ekstrakurikuler dan perayaan hari-hari besar. 4). Pendekatan Psikologis dilakukan dengan pendekatan personal dan konseling individu atau kelompokdan home visit. Keempat strategi ini diterapkan secara terencana dan melibatkan seluruh unsur sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini adalah dengan adanya kerjasama yang baik antarwarga sekolah, komunikasi dengan orangtua dan dukungan masyarakat sekitar, serta peran aktif tim 8K dan kegiatan pembinaan ekstrakurikuler. Adapun faktor penghambat meliputi: siswa yang sering mengulangi pelanggaran, kurangnya keterbukaan siswa kepada guru, kurangnya pemahaman orang tua.
Copyrights © 2026